Sunday, April 2, 2017

Kerusakan data korupt pada Tv dengan IC LA76810A


Kami sering terima teve yang sudah bekas direpair dan nampak sudah dicoba diganti macam-macam partnya seperti tuner, IC LA76810, IC memori atau IC mikrokontrol. Pada hal asal mulanya pesawat tersebut sebenarnya tidak ada part yang rusak. Problem disebabkan karena data korup pada ic memorinya.
Dibawah ini adalah beberapa catatan kami mengenai kerusakan yang disebabkan karena salah adjustment atau data korup pada teve yang menggunakan LA76810A


Cara masuk ke nomor MENU 4 hingga 13

  • Lihat MENU 3.
  • Ubah SETUP SELECT atau PAGE menjadi 1

76810/76818

  • Kesalahan pilihan jenis ic yang digunakan dapat menyebabkan problem (a) Raster kedip-kedip atau (b) Muncul gambar silang (cross)



POWER ON KEY

  • 1 = tombol CH+ berfungsi sebagai kontrpl power-on
  • 0 = tombol tidak fungsi

TUNER OPTION
(tuning mode)    

  • Kesalahan data dapat menyebabkan tidak terima siaran (tuner tidak fungsi) 

0 = jika digunakan tuner jenis VS
1 = jika digunakan tuner jenis FS atau PLL
   

SEARCH CHECK

  • Normal adalah 0
  • 1 = menyebabkan Auto-Search otomatis muncul sendiri beberapa detik setelah teve dihidupkan

BAND OPTION
Berhubungan dengan data TUNER OPTION. Kesalahan data menyebabkan tidak terima siaran (tuner tidak fungsi).

  • Jika tuner yang digunakan jenis VS (tuner option 0). Maka diisi 3 = jika menggunakan tuner jenis 2 band SW. Atau diisi 2 = jika menggunakan tuner jenis 3 band SW
  • 2 = jika menggunakan tuner jenis FS (tuner option 1)

STEREO OPTION
Kesalahan dapat menyebabkan Volume satu strip suara langsung keras

  • 0 = jika menggunakan sebuah penguat Audio mono
  • 2 = jika menggunakan 2 buah penguat Audio stereo
  • 3 = jika menggunakan IC kontrol balance

FM LEVEL

  • Umumnya dipilih 15. Jika nilai kecil dapat menyebabkan suara kemresek



VIF SYS SW
1 = SAW filter yang digunakan 38.9. Ini yang banyak digunakan
0 = jika SAW filter yang digunakan 38.0
Jika salah data dapat menyebabkan :

  • Auto-Search tidak nyantol atau sebagian tidak nyantol
  • Chanel sebagian tidak keluar warna
  • Chanel sebagian suara kemresek

CD MODE

  • Umumnya dipilih 0.
  • Kesalahan dapat menyebabkan gambar rolling

CROSS BW

  • Umumnya dipilih 0
  • Kesalahan dapat menyebabkan tidak terima siaran dan yang muncul adalah raster gelap (0), raster putih polos (2), gambar silang (3)


Artikel Terkait:







sumber:
marsonotv.blogspot.co.id

Kerusakan Tv dengan IC LA76810A


001  Horisontal tidak stabil.
       Gambar kadang geser secara horisontal kekiri atau gambar roboh roboh
Resistor pada pin-29 VCO reference nilai 4K7 ohm walaupun diperiksa dengan ohm meter nampaknya masih bagus, tetapi perlu diganti. Resistor harus menggunakan jenis yang mempunyai toleransi dan koefisien suhu yang bagus
Kerusakan x-tal warna (kadang disertai warna hilang).


002 Kontras gambar lemah dan tidak dapat diadjust
      Pin ABL tegangan drops (normal sekitar 3v). Kerusakan pada salah satu part pada sirkit ABL.




003 Bagian horisontal tidak kerja
Baca Kerusakan bagianhorisontal
Tidak ada tegangan 5v pada pin-25 (Hvcc)


004 Vertikal tidak penuh
Baca kerusakan bagian vertikal
Tegangan suply drops pada pin-43
Kerusakan IC memori


005 Gambar geser kekiri (ada blok hitam pada sebelah kanan raster)
      Tidak ada pulsa FBP dari flyback ke pin-28, karena jalur putus atau ada kerusakan part.




006 Suara kemresek
      Kerusakan part atau soldering pada pin-52-53-54




007 Raster gelap dan OSD tidak muncul
Tidak ada tegangan Vcc pada pin-18
Dapat disebabkan problem pada mikrokontrol atau memori


008 AV in tidak kerja
       LA76810 rusak




009 Tidak ada gambar siaran TV
       LA76810 rusak




010 Chanel lama-lama geser atau gamar hilang
Ganti coil video detektor.




011 Melacak jalur sinyal suara
      Keluar dari pin-52 sebagai sinyal FM 5.5 >>> masuk ke pin-54 (limiter, FM detektor, AV switch, vol   kontrol) >>>  keluar dari pin-1 sebagai sinyal audio >>>  penguat audio.




012 Tidak terima siaran
Tidak ada tegangan pada pin-8
Coil video detektor rusak (salah adjustmen)
Cek part pada pin-3,4 (AGC)


013  Kesalahan adjusmen faktori seting (service menu) antara lain dapat menyebabkan :
Muncul gambar cross - seting IC 76810/76818
Gambar/raster kedip-kedip – seting IC 7610/76818
Vol satu strip suara langsung besar – seting stereo optional (normal "0")
Tidak terima siaran – seting tuner type (harus disesuaikan dengan jenis tuner yang digunakan)


014   Auto-search tidak dimemori (tidak nyantol)
        Kerusakan mungkin bukan pada LA76810A, tetapi harus dilacak mulai dari IC ini.
Periksa pulsa tegangan pada pin-10 AFT-out pada saat proses search berlangsung. Normal tegangan adalah 4.5v dan tegangan akan goyang-goyang turun mendekati 1v pada  saat terima siaran. Tegangan ini kemudian dihubungkan ke ic mikrokontrol.
Periksa pulsa pada pin-22 H.Sync out pada saat search berlangsung. Normal tegangan adalah nol. Pada saat  terima siaran maka tegangan akan berubah sesaat menjadi 0.5v. Pulsa ini kemudian dihubungkan ke ic mikrokontrol.
Mikrokontrol akan mememori hanya jika kedua pulsa tersebut diterima oleh ic memori.

015   Gambar kontras dan color tipis dan hanya beberapa chanel yang dimemori.
        Diperika dengan sinyal lewat  video-in gambar bagus. Kerusakan mungkin disebabkan :
Kapasitor pada pin-3 filter-IF AGC short atau bocor.
Kerusakan mungkin disebabkan dari transistor penguat IF amplifier (penguat sebelum masuk SAW filter)


Artikel Terkait:









sumber:
marsonotv.blogspot.co.id

Kerusakan Tv China dengan IC LA76810A



Dibawah ini adalah beberapa tips kerusakan pada teve yang dapat terjadi pada teve yang menggunakan LA76810A

Gambar (tuning) lama-lama geser atau hilang

  • Coil Video-detektor pada pin-48/49 rusak
Gambar geser ke-kiri, ada blok hitam vertikal pada bagian kanan layar

  • Jalur pulsa FBP (H AFC) dari flyback ke pin- terputus
  • Kadang juga bisa diesbabakan karena kerusakan X-tal warna

Gambar (horisontal) roboh

  • Kerusaskan R4.7K pada Hor-VCO pin-29 (kalau dicek pakai ohm meter sepertinya masih bagus). Ganti dengan resistor kualitas bagus (jenis metal film)

Gambar kontras tipis, kontrol kontras tidak mau di adjust

  • Cek apakah pin- ABL ada tegangan sekitar 3v. Biasanya disebabkan kerusakan diode pada sirlit ABL

Gambar tidak ada warna

  • Kerusakan X-tal 4.43
  • Kerusakan komponen pada pin-39 (AFC 1)
  • Salah seting pada Color-mode

Raster/gambar muncul gangguan garis cross (palang)

  • Salah adjustment pada pilihan “IC 76810/76818” pada service-menu.
  • Kesalahan adjustment pada service mode pada CROSS-BW (normal “0”)

Raster/gambar kedip-kedip

  • Salah adjustment pada pilihan “IC 76810/76818” pada service-menu.

Gambar rolling

  • Kesalahan adjustment CD-mode pada service menu (normal “0”)
  • Kerusakan komponen pada Video input pin-44

Auto-serch/Manual search tidak nyantol (gambar sudah terlihat bagus)

  • Periksa jalur AFT-out dari Pin-10 ke mikom atau pin-10 short
  • Periksa jalur sinyal ID dari Pin-22 ke mikom
  • Kesalahan adjustment VIF pada service mode (normal pada “38.9” atau “1”)

Teve dihidupkan langsung “auto-search” sendiri

  • Salah seting SEARCH CHECK pada service mode (normal “0”)

Tidak semua chanel bisa dimemori

  • Kesalahan adjustment VIF pada service-mode (normal “38.9 atau “1”)

Horisontal/flyback tidak kerja

  • Periksa pin-25 Hvcc apakah sudah mendapat tegangan sekitar 5v

Tidak terima siaran, ada noise

  • Salah adjustment pada seting “TUNER TYPE” atau “TUNING MODE” pada service-mode
  • Coil Video IF rusak
  • Kerusakan komponen pada pin-47 atau pin-50
  • Kerusakan komponen pada RF/IF AGC pin-3/4

Tidak terima siaran, tidak ada noise

  • Tidak ada tegangan untuk bagian IF pada pin-8
  • Coil video IF rusak

AV in tidak ada gambar (blank), siaran TV oke

  • LA76810A rusak

Vertikal satu garis (ic vertikal-out OK)

  • Tidak ada tegangan suply pada pin-43
  • Kerusakan komponen pada pin-23/24

Vertikal kurang penuh (ic vertikal-out OK), gambar ada

  • Tegangan suply ke pin-43 drops
  • Kerusakan komponen pada pin-23/24

Vertikal tidak penuh, raster blank, tidak ada OSD

  • Kerusakan ic memori atau jalur SDA/SCL ada yang putus.

Suara satu strip langsung keras

  • Kesalahan adjustment STEREO-OPTION pada service mode (normal adalah “0”)

Suara desis

  • Kesalahan seting Sound-mode (normal “5.5” atau “B/G”)
  • Kerusakan komponen pada pin-52/53/54

Tidak ada suara

  • Kesalahan seting Child-lock (normal adalah “OFF”), karena hal ini menyebabkan muting penguat suara aktip


Artikel Terkait:











sumber:

Saturday, April 1, 2017

TV China LA76810A Gambar blanking, bagian kiri-kanan raster agak gelap



TV China model lama dengan LA76810A

Problem :

  • Gambar berkabut disertai garis-garis blangking dan sisi bagian kanan –kiri layar agak gelap.
  • VR screen diajust tidak menyelesaikan masalah.

Penyelesaian :

  • Cek tegangan 180v normal maupun cek elko dengan ESR meter OK
  • Cek semua elko pada bagian sekunder power suply dengan ESR meter - bagus semua
  • Cek elko pada suply transistor driver - juga OK
  • Maka analisa kami jatuh pada IC LA76810A .........dan setelah IC diganti.........ternyata masalah tetap sama saja.

Solusi :

  • Kami berkejakinan bahwa penyebab adalah masalah elko. Oleh karena itu secara bodoh-bodohan kami cek semua elko yang ada dengan ESR meter.
  • Dan achirnya kerja membuahkan hasil. Ternyata elko kecil C444 pada sirkit daerah horisontal-out kering.

[clip_image002%255B4%255D.gif]
Catatan :

  • Kalau elko kecil C437 bermasalah atau dilepas biasanya tidak berpengaruh pada gambar yang normal (baca teori bagian defeleksi horisontal)



Artikel Terkait:





sumber:
marsonotv.blogspot.co.id

Tv China dengan LA76810A Channel Tidak Bisa disimpan


Dalam dua hari terachir ini kami dibuat pusing 2 pasien pcb teve china yang menggunakan LA78610A MCU LC863532C, dan Tuner Longsign CWC-5052-V8.


I. Keduanya mempunyai problem yang sama, yaitu

  • Jika dilakukan search hanya  sebagian kecil chanel yang dimemori dan sebagian lain lewat.
  • Chanel yang berhasil dimemori gambar kurang bagus (tidak pas) 
  • Gambar baru bagus jika dilakukan “fine tuning” pada chanel yang dimemori



II. Langkah-langkah perbaikan yang kami lakukan.

  • Pengalaman kami selama ini - problem “gagal auto search” dapat disebabkan data Menu “VIF System SW”  yang seharusnya “1” berubah ke “0” (artinya adalah 0=38Mhz dan 1 =38,9Mhz). Kami cek nilainya ternyata sudah benar.
  • Kami cek tegangan AFT saat berlangsung auto search. Pada pesawat normal, saat auto search berlangsung jika tegangan pada pin AFT-out diukur - maka tegangan akan berayun naik hingga mendekati 5v dan turun mendekati 1v setiap kali sinyal chanel diterima. Hasilnya ternyata pada chanel yang lewat tegangan AFT berayun turun hanya sampai 2.5v.
  • Maka kecurigaan kami jatuh pada sirkit dan komponen-komponen yang berhubungan dengan bagian IF - terutama bagian AFT.
  • Pemeriksaaan nilai-nilai kapasitor, resistor tidak menemukan masalah.
  • Kami coba secara berturut-turut ganti coil detektor 38,9, Tuner dan LA76810A - tetap tidak membuahkan hasil.
  • Problem baru terselesaikan ketika kami ganti “SAW filter” dengan part no F3826C (yang nampaknya seperti pernah diganti) dengan part no lain yaitu L38.9C.



III. Panasaran dengan hasil yang diperoleh maka :

  • Kami bertanya : Apakah SAW filter tersebut rusak ?
  • Data yang kami peroleh dari internet menunjukkan bahwa frekwensi center F3826C adalah 38Mhz.
  • Jadi kesimpulannya adalah bahwa SAW filter tersebut tidak rusak, tetapi telah diganti dengan frekwensi yang salah sehingga tidak cocok dengan frekwensi IF output Tuner yang digunakan.



IV. Perlu dipahami :

  • Pada sebuah teve frekwensi Tuner IF-output, SAW filter dan data Menu VIF system sw, ketiganya harus menggunakan frekwensi yang sama.
  • Di Indonesia teve kebanyakan didapati menggunakan 38.9 dan kadang dijumpai menggunakan 38.
  • Kalau tidak sama kemungkinan dapat menyebabkan : problem auto search, warna hilang atau siara desis.




V. Berikut ini adalah Data frekwensi SAW filter untuk mengetahui pesawat teve menggunakan frekwensi VIF 38 atau 38.9.


38.0MHz    L3826C/F3826C
38.0MHz    F3828H
38.0MHz    L1333
38.0MHz    SF3811/F3811
38.0MHz    K2958
38.0MHz    K2979
38.0MHz    K2957
38.0MHz    K3561M
38.0MHz    K6283K


38.9MHz   N38.9A
38.9MHz   L38.9C
38.9MHz   G1865M
38.9MHz   L38.9
38.9MHz   F389
38.9MHz   K2971M
38.9MHz   L38.9H
38.9MHz   K2955M
38.9MHz   K2966M
38.9MHz   L38.9L
38.9MHz   K3953M
38.9MHz   G3962M
38.9MHz   K9656M
38.9MHz   K2962M
38.9MHz   L9453M
38.9MHz   SIP5K


Artikel Terkait:





sumber:

Auto-search pada TV tidak kerja (tidak nyantol)



Manual-searh dan Auto-search tidak bekerja atau tidak nyantol.

Sebenarnya bukan merupakan kerusakan mikrokontrol. Tetapi lebih banyak disebabkan karena mikrokontrol tidak terima sinyal pulsa-pulsa yang dibutuhkan untuk dapat bekerjanya auto search. Kerusakan lebih banyak disebabkan karena problem pada sirkit bagian Video-IF

Syarat agar auto-search dapat nyantol (dimemori) :

  • Mikrokontrol harus terima sinyal tegangan AFT dari bagian Video-IF (contoh gambar pin-10)
  • Mikrokontrol harus terima sinyal sinkronisasi horisontal dari bagian Video-IF (contoh gambar pin-27). Istilah lain yang sering digunakan untuk nama sinyal sinkronisasi ini adalah SD (sync detect), ID (indetification) atau sinyal Sync.

clip_image002

Lihat contoh ic LA76810 dibawah :

  • Sinyal AFT berasal dari pin-10
  • Sinyal SD berasal dari pin-22

[clip_image004%255B4%255D.gif]



Langkah-langkah pengecekan jika auto-search tidak bisa nyantol (manual search tidak mau stop)

  • Pastikan dahulu bahwa pada saat proses Auto-search atau Manual-search berlangsung semua siaran sudah terlihat diterima dengan bagus, tetapi chanel tidak dimemori atau siaran tidak nyantol. Kalau gambar belum terlihat normal, maka kerusakan bukan pada sistim Auto searh atau Manual searh. Kerusakan ada pada bagian Video-IF atau TUNER.
  • Pin AFT-in mikrokontrol tidak terima tegangan AFT dari IC Video-IF pin-AFT-out. Lacak jalur  sinyal tegangan AFT  dari IC Video-IF ke mikrokontrol. Kerusakan dapat juga disebabkan karena adjustment coil AFT (jika masih menggunakan coil AFT) yang tidak tepat pada 38.9Mhz sehingga mengakibatkan pin-AFT out tidak mengeluarkan tegangan. Salah adjustment pada menu  service-mode juga dapat menyebabkan problem ini.
  • Pin SD-in mikrokontrol tidak terima pulsa ID atau pulsa Horisontal-sync. Lacak jalur ini dari IC Video-IF.



Cara menguji jika sinyal AFT telah masuk ke mikrokontrol :

Ukur tegangan pada pin-AFT in mikrokontrol
Lakukan auto serch
Setiap terima siaran – tegangan harus bergoyang berubah dari mendekati 0v hingga 5v (atau sebaliknya)


Cara menguji sinyal ID sudah diterima mikrokontrol :

  • Ukur tegangan pada pin- ID in mikrokontrol
  • Lakukan auto-search
  • Setiap terima siaran – tegangan harus berubah. Model yang berbeda perubahan tegangan ada yang hanya 0.5v, tetapi ada pula yang lebih besar.



Pada IC One-chip jalur sinyal SDD maupun jalur AFT sudah tersambung secara internal didalam chip. Auto searh tidak kerja kemungkinan disebabkan karena  :

  • EEPROM data korup atau kesalahan adjustmen service-menu (misal Video IF diset pada frekwensi 38.0 dimana seharusnya pada 38.9)
  • Kerusakan part pada filter bagian IC Video-IF (pin- IF PLL filter)



Tanda-tanda Auto-search sudah bekerja dapat diamati pada “angka chanel” yang terlihat pada saat proses auto-search berjalan. Jika auto search sudah bekerja, maka angka chanel akan berubah dari1, 2, 3....dst setiap kali sebuah chanel dimemori.

Artikel Terkait:






sumber:
marsonotv.blogspot.co.id

Cara memasang mesin Tv China



  • Langkah pertama adalah mengukur impedansi def yoke bagian horisontal. Sebaiknya menggunakan ohm-meter digital, karena ohm-meter analog biasanya kurang presisi jika untuk mengukur nilai ohm yang kecil. Mesin China kalau dipasang pada def yoke dengan inpedansi kurang dari 1.5 ohm akan menyebabkan transistor horisontal panas atau rusak. Maka jika nilai kurang dari 1.5 ohm – perlu merubah hubungan kumparan def yoke dari paralel menjadi serial dengan tujuan agar nilai ohm menjadi lebih besar. Jika nilai tetap kurang besar maka gunakan tranfo-yoke sebagai penyesuai impedansi.
  • Jika untuk mengganti layar flat 29 inch, akan lebih baik hasilnya jika  menggunakan mesin China yang menggunakan EW digital (bukan menggunakan VR). Karena kalau menggunakan VR biasanya bagian pinggir kiri-kanan masih tetap sedikit melengkung tidak bisa lurus (terutama bagian pojok-pojoknya)
  • Untuk CRT slim gunakan mesin China yang juga khusus untuk slim, kalau tidak kemungkinan akan bermasalah pada vertikal size maupun horisontal size.
  • Mengganti tv model lama – dimana masih menggunakan transistor jengkol. Periksa juga impedansi bagian kumparan vertikal. Jika impedansi sangat tinggi (sekitar 40 ohm), maka hubungan kumparan vertikal perlu dirubah dari serial menjadi paralel. Tujuannya agar impedansi turun. Mesin China hanya cocok untuk dipasang pada def-yoke vertikal dengan impedansi sekitar 8 hingga 20 ohm.
  • Jika impedansi vertikal agak tinggi, maka kadang muncul gangguan beberapa garis blangking pada bagian atas layar. Untuk menghilangkan gangguan semacam ini, maka pasang tambahan resistor dengan nilai sekitar 100 atau 300 ohm yang dipasang paralel dengan kumparan def-yoke vertikal.
  • Jika gambar terlalu lebar/kurang lebar, maka dapat dikecilkan/dilebarkan dengan penambahan tranfo yoke.
  • kalau hanya kurang lebar sedikit bisa dipasang tambahan kapasitor 202 samapi 402 yang mempunyai tegangan 1600v pada kolektor transistor horisontal dengan ground ·
  • Lakukan selalu adjustment geometri (Vsize, Vcenter, V lin, VSC) dan white balance untuk mendapatkan kualitas gambar yang optimal. menggunakan patern generator. 
  • Running test beberapa lama – untuk memastikan transistor horisontal tidak over heat. Transsistor horisontal yang over heat menunjukkan kalau defyoke tidak matching…..perlu penggunaan trafo yoke
  • Paling terachir -  ukur tegangan heater. Jika tegangan heater 5.5v atau lebih – maka resistor serial 1 ohm pada sirkit heater perlu dibesarkan nilainya agar tegangan heater turun menjadi sekitar 5v. Tegangan heater yang over akan menyebabkan CRT cepat rusak.



Artikel Terkait:







sumber:
marsonotv.blogspot.co.id