Saturday, April 1, 2017

Transistor Regulator Tv China jebol ketika di “power-on”



KASUS :

  • Teve China menggunakan power supply 3 transistor
  • Saat stand-by atau jika transistor horisontal belum dipasang - tegangan B+ normal
  • Ketika horisontal dipasang dan pesawat dihidupkan transistor regulator langsung jebol



SOLUSI :

  • Tegangan B+ tanpa transistor horisontal coba dibebani dengan lampu dop 100w.
  • Cek tegangan B+ normal dan lampu juga bisa menyala.
  • Cek tegangan pada elko besar bagian power supply, ternyata sangat drops (normal sekitar 300v kurang sedikit)……….ternyata elko 220uf/400v kering (nilai turun).


Artikel Terkait:






sumber:
marsonotv.blogspot.co.id

Kerusakan SMPS TV China dengan 3 transistor



Lihat contoh skematik diagram dibawah

001 Penjelasan singkat
Sirkit ini merupakan “self osilator” dimana transistor power V513 sebagai main-switch akan ber-osilasi sendiri (on-off sendiri)

  • Resistor start-up R520 dan R521 untuk memberikan tegangan bias pada transistor power
  • R519 dan C514 merupakan komponen sirkit "umpan balik" posistip dari kolektor V513 >>> pin-1 tranfo switching >>> C514 >>> R519 >>>  basis V513 untuk membuat agar transistor V513 dapat berosilasi sendiri.
  • Transistor C3807 merupakan PWM kontrol
  • Transistor A1015 merupakan “error detektor” yang mendapat umpan balik dari sirkit komparator pada bagian sekunder melalui photocoupler.
  • R502 merupakan "pembatas arus". Pada saat pertama kali pesawat dihidupkan elko besar C506 dalam keaadaan kosong. Hal ini akan menyedot arus listrik yang sangat besar saat pengisian awal. Oleh karena itu perlu dipasang pembatas arus agar tarikan daya listrik awal tidak terlalu besar, serta melindungi diode penyearah dari keruskan. Pada model-model baru resistor pembatas arus biasanya sudah diganti menggunakan jenis NTC (bulat warna hitam) dengan n ialai antara 20 hingga 30 ohm
  • R525 dan C516 merupakan sirkit snuber
  • Zener VD515, diode VD518 dan resistor R523 merupakan sirkit "protektor Over Voltage" tegangan B+. Jika tegangan B+ naik maka tegangan pada pin-1 tranfo switching juga ikut naik. Dengan membatasi tegangan pada pin-1 ini dengan zener diode maka tegangan B+ yang over juga dapat dibatasi. 

MACAM-MACAM KERUSKAN DAN SOLUSINYA

001. Tegangan B+ tidak keluar.
Lakukan pemeriksaan dengan urutan prioritas sebagai berikut :

  • Periksa mungkin transistor HOT short
  • Periksa diode penyearah tegangan B+ VD551 mungkin short
  • Periksa 3 TRANSISTOR smps
  • Periksa apakah sudah ada tegangan 300v pada elko besar C506
  • Periksa resistor start-up R520 dan R521
  • Periksa sirkit umpan-balik R519 dan C514. Cek nilainya mungkin berubah
  • Cek mungkin diode zener VD515 short atau bocor
  • Periksa nilai R552 dan R555 (bagian sekunder)
  • Mungkin kolektor-emitor photo coupler bocor (cek dengan ohm meter posisi x 1K)
  • Periksa solderan-solderan kaki-kaki tranfo switching, karena  yang paling rentan retak.
  • Tranfo switching rusak (jarang terjadi)



002  Tegangan B+ drops, tidak dapat diajust naik.

  • Cek apakah dapat diajust
  • Periksa tegangan pada diode referens VD541 6.2v - tegangan harus tepat 6.2v
  • Periksa elko filter tegangan B+ C528
  • Periksa elko besar C506
  • Periksa diode D516 dan zener VD515 mungkin bocor.
  • Periksa R553 yang seri dengan VR - mungkin nilainya molor



003  Transistor power langsung rusak setelah diganti

  • Periksa R555 mungkin nilainya molor (bagian sekunder)
  • Dapat pulsa disebabkan karena  loop sirkit umpan balik dari tegangan B+ >>> transistor V553 >>> photocoupler >>> transistor A1015 ada jalur putus atau komponen rusak.


004  Transistor power rusak berulang setelah beberapa bulan
Periksa sirkit snuber pada bagian primer tranfo switching C516 dan R525. Sirkit ini kadang menggunakan sebuah diode, sebuah resistor dan sebuah kapasitor.




005  Tegangan B+ over

  • Cek apakah dapat diajust
  • Periksa diode zener referens VD541 6.2v - mungkin open (putus)
  • Periksa nilai resistor R555 47k -  mungki nilainya molor.
  • Periksa nilai R552 100k - mungkin nilainya molor



006  Elko-elko C563, C564, C565 sering meletus
Penyebab masalah ini hingga saat ini kami belum dapat menemukan secara pasti. Karena jika diukur semua tegangan normal. Tetapi jika pesawat kembali ke konsumen selalu terjadi kerusakan berulang.
Solusi sementara yang sering kami lakukan adalah mengganti tegangan elko dengan nilai yang lebih tinggi. Misalnya 35v diganti dengan 50v.




007  Kerusakan diode zener 7.5v pada bagian primer.
Kerusakan diode zener VD515 7.5v yang bocor dapat menyebabkan gejala-gejala :

  • Jika tegangan screen dinaikkan - raster menciut
  • Jika britnes gambar bertambah terang - raster menciut



008  Kerusakan elko besar C506.
Kerusakan elko besar C506 dapat menimbulkan gejala-gejala :

  • Timbul gangguan berupa garis-garis vertikal pada tengah layar
  • Timbul gangguan suara ngeter dari speaker
  • Raster menciut
  • Bagian pinggir raster kiri-kanan tidak lurus - tetapi bengkok-bengkok seperti leter "S"


009 Saat stand by tegangan B+ normal, saat dihidupkan tegangan B+ drops


Periksa R517 dan diode D516 - biasanya resistansinya molor.


Artikel Terkait:






sumber:

Kerusakan raster blank pada Tv dengan IC TDA9381




Menangani pesawat yang menggunakan sirkit yang menggunakan UOC TDA9381 atau seri TDA lainnya, tentu kita akan menjumpai beberapa hal seperti dibawah ini :

  • Pada saat pesawat dinyalakan pertama kali, munculnya raster lebih lama jika dibanding dengan pesawat yang menggunakan ic Jepang seperti misalnya seri Sanyo LA, Toshiba TA atau Mashushita M.
  • Jika emisi katode R, G, B sudah berbeda jauh....maka munculnya raster makin membutuhkan lama
  • Jika salah satu katode CRT sudah sangat lemah, maka raster tetap akan blank terus tidak mau nyala – keruskan bukan pada ic TDA. Banyak teknisi pemula yang terjebak pada kasus ini, menyangka bagian TDA yang rusak
  • Pada saat raster masih gelap kadang kita melihat sebuah garis horisontal pada bagian layar atau bagian bawah layar. Hal ini biasanya dapat terlihat jika vertikal-size agak kurang lebar
  • Kecuali 3 buah jalur R-out, G-out dan B-out – TDA mempunyai satu jalur hubungan lagi ke pcb CRT soket yang diberi nama AKB.
  • Biasanya dipasangkan dengan TDA6107 sebagai video-drive pada sirkit pcb CRT soket.
  • Pada ic buatan Jepang – jika tegangan pada pin- R,G,B out nol, maka kerusakan pasti ada pada bagian ic tersebut. Tetapi pada TDA – jika tegangan pin- R,G,B out nol kerusakan belum tentu pada ic tersebut, dapat disebabkan kerusakan pada sirkit pcb CRT soket atau tabung CRT.
  • Adjustment VR G2 (screen) kadang cukup kritis....jika terlalu kecil dapat menyebabkan raster gelap blank.....jika terlalu besar dapat menyebabkan layar nyala tanpa gambar dan ada garsis-garis blangking.
  • Semua hal tersebut diatas, disebabkan karena TDA mempunyai sirkit Continuous Cathode Calibration (CCC) atau sirkit AKB (Automatic Cathode Bias).



Apa fungsi sirkit CCC itu ? Dan apa keuntungannya ?

  • Dinamakan CCC atau AKB karena sirkit ini mampu menyetel (adjust) secara otomatis low-light white-balance R,G,B cut-off arus katode bias tabung CRT setiap kali pesawat dinyalakan pertama kali.
  • Tabung CRT jika sudah digunakan beberapa lama, maka emisi ketiga katodenya tentu akan mengalami perubahan (degradasi). Perubahan masing-masing katode tidak selalu sama, misalnya warna G lebih cepat menurun menjadi lebih lemah. Hal ini tentu akan mengakibatkan “white balance” berubah. Gambar rambut orang yang hitam misalnya, mungkin berubah menjadi kemerah-merahan atau ke biru-biruan. Sirkit AKB berfungsi mengajust white-balance kembali setiap kali pesawat dinyalan pertama kali, hal ini untuk menjaga kualitas warna gambar yang selalu prima



Bagaimana cara kerja sirkit CCC ?

  • Pada saat pertama pesawat dinyalakan pin-R,G,B-out di-muting sehingga tegangannya nol semua sehingga raster blank.
  • Pulsa-pulsa pendek sebagai sampling akan dikeluarkan secara bergantian dari pin-R,G,B out pada setiap awal vertikal blangking. Sinyal sampling ini kadang dapat terlihat pada bagian atas atau bagian bawah layar.
  • Pulsa-pulsa sampling akan menyebabkan arus katode R,G,B CRT.
  • Besarnya masing-masing arus katode R,G,B akan diumpan balikkan kembali lewat jalur AKB atau IK ke ic TDA.
  • Oleh bagian “Continuous Cathode Calibration” besarnya pulsa umpan balik sampling ini masing-masing akan dibandingkan dengan sebuah tegangan referensi untuk mengetahui seberapa kuat/lemahnya emisi katode.
  • Kemudian ketiganya akan diadjust agar mendapatkan white-balance yang tepat. Proses pen-adjust-an ini kadang membutuhkan waktu lama jika emisi ketiga katode sudah tidak seimbang lagi. Oleh karena itu kadang munculnya raster kadang butuh waktu lama
  • Jika white-balance sudah tercapai – maka muting akan dilepas – dan pada pin-R,G,B-out akan muncul tegangan dan raster menyala.
  • Jika white-balance tidak dapat tercapai, maka R,G,B-out akan tetap di-muting nol volt...dan raster tetap gelap terus.

clip_image002

Keterangan :

  • CCC = Continuos Cathode Calibration
  • BLKIN = Black Current = AKB = IK = Cut-off
  • BCLIN = Beam current = ABL
  • Ic yang menggunakan sistim ini adalah seri TDA3562, TDA8366, TDA837x, TDA884x, TDA885x, TDA935x, TDA936x, TDA938x, TDA120xxx
  • Banyak digunakan pada merk SONY, SAMSUNG dan SHARP



TROBLESUTING

Apa yang perlu dilakukan jika menjumpai raster blank dan tidak ada OSD pada sirkit TDA.

PERTAMA COBA NAIKKAN TEGANGAN SCREEN (G2) – dengan memutar kekanan VR screen



(1) Jika layar tetap blank, maka kemunginan penyebab adalah :

  • Heater tidak menyala
  • Bagian vertikal tidak kerja
  • Tegangan screen short karena kerusakan kapasitor filter, CRT - G1 short dengan G2 atau flyback rusak
  • CRT rusak (emisi habis)



(2) Jika raster nyala putih dengan garis-garis blangking, maka kemungkina penyebab adalah :

  • Tidak ada pulsa FBP ke pin-34. Periksa jalur pulsa dari pin-AFC flybak ke pin-34.
  • Kalau merk SAMSUNG pulsa FBP biasanya diambil dari kolektor transistor horisontal-out lewat kapasitor 681pf/2Kv. Cek mungkin jalur putus atau ada part yang short.
  • Ada kerusakan salah satu part pada sirkit pcb CRT soket
  • Tidak ada tegangan suply 180v
  • Jalur umpan balik AKB atau IK dari pcb CRT soket ke pin-50 terputus
  • Adjustment VR screen kurang pas (* baca keterangan dibawah)
  • Tegangan heater kurang
  • Kadang dapat dikoreksi dengan menaikkan tegangan hetaer



(3) Jika raster nyala dengan salah satu warna dominant, maka kemungkinan penyebab adalah :

  • Emisi salah satu katode lemah (CRT rusak)
  • Ada kerusakan pada salah satu penguat Video-drive R,G,B
  • Tegangan heater kurang
  • Kadang dapat dikoreksi dengan menaikkan tegangan heater



*Cara adjustment VR screen pada sirkit TDA :

  • Putar VR kekanan, sehingga muncul garis-garis blangking
  • Kembalikan step-by step (sedikit-demi-sedikit)
  • Setiap kali mengurangi VR screen – tunggu beberapa saat – hal ini untuk memberi waktu sirkit CCC melakukan adjustment white-balance



Dari contoh ketiga gejala tersebut diatas, maka keputusan menilai bahwa ic TDA yang rusak hendaknya menjadi alternatip terachir.



********************

Catatan :

  • Kerusakan raster gelap tetapi OSD muncul – berarti bukan kerusakan RASTER BLANK.
  • Kerusakan pada ic video-chroma seperti karena tidak ada tegangan ABL, kerusakan bagian TV/AV switch, jalur sinyal Video terputus, atau ic video-chroma sendiri yang rusak.


Artikel Terkait:







sumber:
marsonotv.blogspot.co.id

Penyebab raster gelap atau blank pada TV

Yang dimaksud dengan raster gelap atau blank disini ialah kerusakan dengan gejala-gejala sebagai berikut :

  • Raster blank atau gelap
  • OSD tidak muncul
  • Jika tegangan screen dinaikkan,  raster akan menyala disertai dengan garis-garis blangking.
  • Diperiksa tidak ada tegangan pada pin-RGB-out ic video-chroma.



Menurut pengalaman kami hal dapat disebabkan karena bermacam-macam problem. Setiap model belum tentu sama penyebabnya.  Dibawah ini adalah catatan kami tentang problem-problem yang kemungkinan dapat menyebabkan raster blank.

  • EEPROM rusak atau Data EEPROM korup. Biasanya disertai vertikal yang menyempit
  • Pulsa sinkronisasi vertikal (VS) dari ic vertikal-out ke mikrokontrol  terputus. Dapat disebabkan karena jalur putus atau transistor bufer rusak atau kerusakan bagian Pump-up IC Vertikal-out
  • Tidak ada pulsa FBP dari flyback ke ic video-chroma. Disebabkan karena jalur pulsa dari pin-AFT flyback putus. Sering dijumpai disebabkan karena printed pada pin-AFT flyback retak.
  • Mikrokontrol belum bekerja. Periksa tegangan suply 5v, x-tal, dan Reset
  • Jalur SDA atau SCL dari mikrokontrol ke ic video chroma terputus atau short
  • Salah adjustment tegangan screen. Biasa terjadi pada teve yang menggunakan sirkit umpan balik IK
  • Tegangan heater kurang. Dapat terjadi pada teve yang menggunakan sirkit umpan balik IK.
  • Jalur sirkit umpan balik IK dari  pcb crt-soket ke ic chroma putus atau ada part yang rusak
  • Ada kerusakan part pada pcb CRT soket. Biasa terjadi pada teve yang menggunakan sirkit umpan balik IK
  • Kerusakan IC video-chroma
  • Problem pada sirkit ABL Periksa part-part pada sirkit ABL mulai dari ic chroma sehingga pin-ABL flyback. Dapat disebabkan misalnya karena diode short, resistor putus, atau kapasitor short.
  • Emisi salah satu katode CRT  lemah (sering diketemukan  pada teve yang menggunakan sirkit umpan balik IK seperti SONY dan SAMSUNG)
  • Periksa apakah mikrokontrol mempunyai kontrol "MUTE". Pada saat pindah chanel biasanya raster "dibuat gelap sementara"  oleh tegangan mute. mungkin ada problem pada bagian ini.
  • IC chroma mungkin mempunyai suply tegangan Vcc untuk bagian Video/chroma tersendiri.  Cek tegangan ini.
  • Sharp - tidak ada tegangan pada pin- AC Detec mikrokontrol. Lacak tegangan yang berasal dari tranfoswitching
  • TA8690 – tidak ada tegangan pada pin-54 atau pin-15.  Periksa komponen pada pin tersebut
  • LA76810/76818 – tidak ada tegangan suply Vcc pada pin-18 atau tidak ada pulsa V Sync dari ic vertikal out ke mikrokontrol
  • TDA8366 – Tidak ada pulsa FBP dari flyback ke pin-39.  Atau pulsa SSC-out dari pin-37 short disebabkan kerusakan ic delay line (TDA4661/4665)



Pengalaman 1.
Pusing belum juga ketemu penyebabnya karena sudah dicoba dengan mengganti beberapa part. Maka ketika ada pesawat dengan model yang sama, kami kemudian melakukan pemeriksaan bentuk dan tegangan pulsa-pulsa pada ic video-chroma menggunakan osiloskop. Ternyata ada perbedaan besarnya level pulsa FBP dari flyback - dimana pada pesawat yang problem level lebih kecil sedikit. Achirnya setelah diubek problem dapat terselesaikan dengan mengganti tranfo horisontal-drive

Pengalaman 2.
Kami diminta membantu seorang teknisi dengan problem raster gelap. Setelah melakukan pemeriksaan, kami menyangka ic video-chroma yang rusak. Tetapi belum sempat mencoba melepas ic, pandangan kami tertarik pada cara pemasangan part tambahan, yaitu resistor semen utuk menggurangi tarikan awal daya listrik. Resistor tersebut dipasang pada flyback dengan cara di-ikat menggunakan seutas kawat (bindrad) yang dilingkarkan pada inti ferit trafo flyback. Lha .... ini kan menyebabkan flyback seperti di-short-kan. Ikatan kawat kami lepas.... dan pesawat langsung normal.


Artikel Terkait:







sumber:
marsonotv.blogspot.co.id

Cara melacak raster blank pada sirkit dengan IK (AKB) pada TV



Karena masih sering ada yang bertanya penyebab raster gelap pada sirkit yang menggunakan TDA9381, maka disini kami ulas kembali masalah sirkit IK yang biasa terdapat pada ic TDA buatan Philips

Konsep dasar sirkit IK pada  Y/C jungle PHILIPS

  • Karena umur pemakaian tabung CRT, akan menyebabkan arus elektron dari masing-masing  katode RGB akan mengalamai penurunan yang tidak sama,  sehingga menyebabkan white-balance tidak seimbang lagi.
  • Sirkit IK (cathode current) atau AKB (automatic cathode bias) memonitor masing-masing arus katode RGB ini. Dan jika sudah tidak balance lagi, maka sirkit IK akan melakukan adjustment white-balace secara otomatis pada bagian Y/C jungle RGB drive, untuk melakukan penyesuaian atau kompensasi agar arus katode RGB seimbang.
  • Pertama kali pesawat dihidupkan sirkit video akan di-“blank” sementara, sehingga raster akan nampak gelap dan OSD tidak muncul. Oleh karena itu pin-RGB out kalau diukur tegangannya nol.
  • Masing-masing pin-RGBdrive Y/C jungle secara bergantian akan membangkitkan pulsa-pulsa sampling. Pulsa-pulsa sampling dibangkitkan pada saat vertikal blangking, oleh karena itu kadang dapat dilihat pada bagian atas layar yang berupa sebuah garis putih (atau mungkin 3 buah garis RGB jika dinamik konvergen kurang tepat)
  • Masing-masing pulsa sampling secara bergantian menyebabkan adanya arus katode RGB
  • Sampling arus katode RGB akan diumpan-balikkan secara bergantian lewat sirkit IK ke bagian Y/C jungle.
  • Y/C jungle kemudian akan melakukan adjustment otomatis agar masing-masing RGB drive dapat menyebabkan arus katode RGB balance.
  • Jika ketiga arus katode sudah balance, maka sinyal video tidak lagi di-“blank”. Pin-RGB out mengeluarkan tegangan dan raster akan menyala serta muncul OSD.
  • Jika white balace tidak memungkinkan lagi maka raster akan tetap di-blank


Karena proses diatas – maka pesawat yang menggunakan sirkit IK akan menyebabkan keluarnya gambar menjadi lebih lama ketika dihidupkan pertama kali, jika dibanding dengan pesawat yang tanpa sirkit IK.

Pada sirkit yang menggunakan IK, maka hal-hal seperti dibawah ini akan menyebabkan layar tetap blank (gelap)

  • Bagian vertikal tidak kerja
  • Mikrokontrol belum kerja, atau memori problem,  atau jalur SDA/SCL problem
  • Salah satu katode emisi sudah lemah – hal ini akan menyebabkan sampling IK yang diterima Y/C jungle  terlalu lemah – sehingga mengakibatkan otomatis adjustment tidak pernah tercapai.
  • Sirkit pada CRT soket ada yang rusak. Misalnya ada solderan kendor, salah satu transistor drive rusak, atau ic drive rusak.
  • Tidak ada tegangan 180v atau tegangan Screen kurang.
  • Jalur umpan balik dari sirkit CRT soket ke Y/C jungle ada part yang rusak atau jalur putus.
  • Y/C jungle rusak sehingga tidak meng-outputkan pulsa-pulsa sampling (hal ini hanya bisa dilacak dengan osiloskop)
  • Y/C jungle tidak terima pulsa dari flyback (FBP)


Trik melacak kerusakan IK

  • Dengan osiloskop, periksa masing-masing pin-RGB out apakah mengeluarkan pulsa-pulsa smpling.
  • Besarkan tegangan screen. Amati garis yang muncul pada bagian atas layar. Jika garis berwarna putih (RGB keluar semua), maka kerusakan  disebabkan pada sirkit umpan balik IK dari CRT soket ke Y/C jungle. Kalau garis tidak berwarna putih lagi, maka kemungkinan tabung CRT salah satu katode lemah, atau salah satu sirkit penguat video drive RGB ada yang rusak


Artikel Terkait:








sumber:
marsonotv.blogspot.co.id

Cara Mengatasi Raster gelap pada TV



KASUS :

  • Raster gelap
  • Heater dicek nampak menyala (ada tegangan heater)
  • Karena ada tegangan heater berarti flyback bekerja.

Coba naikkan tegangan screen – kalau muncul raster blangking maka berarti problem RASTER BLANK – kalau muncul satu garis berarti PROBLEM VERTIKAL



Kalau tetap saja GELAP

SOLUSI :

  • Cek tegangan screen
  • (1) Jika tegangan screen tidak ada – coba lepas pcb CRT soket dari tabung gambar – kemudian cek tegangan screen pada pcb – kalau kemudian ternyata ada – berarti CRT rusak – cek dengan ohm meter posisi x1K......biasanya antara pin-G1 dengan pin-G2 short atau ada kebocoran hubungan. Hal ini paling sering dijumpai pada CRT jenis flat yang bukan slim. Kerusakan CRT semacam ini umumnya masih dapat diperbaiki.
  • (2) Lepas CRT soket tetap tidak ada tegangan screen – coba lepas kapasitor filter tegangan screen – mungkin kapasitor short
  • (3) Kapasitor filter screen dilepas tetap tidak ada tegangan – flyback rusak pada bagian VR screen (tidak dapat diperbaiki)
  • (4) Tegangan screen normal tetapi tetap gelap – CRT rusak atau emisi habis (....tamat riwayat) – atau ada kemungkinan flyback rusak pada bagian diode tegangan tinggi (coba dibuang kop anode tidak menyimpan  tegangan tinggi)



Artikel Terkait:








sumber:
marsonotv.blogspot.co.id

KERUSAKAN SIRKIT AKB (IK) pada TV



1. Memahami fungsi dan cara kerja sirkit AKB (IK)


1.01. Kerusakan sirkit AKB.
Pada ic video-chroma tipe-tipe tertentu para pasti teknisi sudah sering menjumpai sirkit AKB (Automatic Cathode Bias) atau IK (Cathode current). Sirkit ini terdapat pada bagaian pcb CRT soket dan dihubungkan atau diumpan balikkan ke ic video-chroma. Kerusakan pada sirkit ini kadang dapat membingungkan. Kita menyangka kerusakan pada ic video-chroma, pada hal kerusakan terjadi pada sirkit pcb crt soket.


1.02. Apakah sebenarnya fungsi sirkit AKB.
Tabung gambar selama pemakaian yang lama tentu karakteristiknya akan mengalamai perubahan. Tingkat emisi masing-masing katode dapat berubah dengan tidak sama. Hal ini tentu dapat mengakibatkan  gray-scale trancking gambar berubah dan white-balance level hitam menjadi tidak seimbang. Sirkit AKB berfungsi untuk menjaga agar level cut-off katode RGB  tetap terjaga seimbang jika karakteristik emisi katode RGB sedikit berubah selama pemakaian.


1.03. Apakah sebenarnya white-balance itu.

Coba perhatikan gambar teve.

  • Apakah awan putih kelihatan putih? Apakah baju putih penyiar nampak putih? Maksud kami betul-betul putih, tidak sedikit kemerah-merahan misalnya.
  • Apakah rambut hitam penyiar nampak hitam? Apakah kopiah yang dipakai nampak hitam. Maksud kami betul-betul hitam, tidak sedikit kemarah-merahan misalnya
  • Perhatikan kulit wajah gambar manusia atau penyiar misalnya. Apakah nampak alami terang kecoklat-coklatan, tidak kemerah-merahan atau kehijau-hijauan.

Jika awan putih terlihat sedikit kehijauan atau kemerahan. Jika rambut (hitam) seseorang terlihat sedikit kebiruan atau kemerahan. Jika wajah penyiar nampak kemerah-merahan. Maka hal seperti ini dinamakan cacat white-balance yang umumnya disebabkan karena problem adjustment. Problem white balance menyebabkan gambar tidak terlihat natural. Terlalu banyak hijau menyebabkan gambar puyeh seakan kurang kontras dan tajam.


1.04. Cara kerja sirkit AKB.

  • Tegangan bias transistor atau IC untuk RGB-driver dikontrol oleh IC video-chroma
  • Sebuah sirkit timing generator yang terdapat didalam ic video-chroma mengeluarkan pulsa-pulsa sampling lewat RGB output secara bergantian.
  • Pulsa yang berasal dari arus katode driver RBG pada pcb crt soket diumpan-balikkan kan ke ic video-chroma.
  • IC video-chroma kemudian secara otomatis akan mengatur besarnya tegangan bias RGB untuk mengatur white-balance

2. Problem-problem yang disebabkan sirkit AKB.


2.01 Gejala atau tanda-tanda problem AKB
Jika terjadi kerusakan pada sirkit AKB akan menyebabkan RGB output dari ic video-chroma diblangking, sehingga menyebabkan :

  • Tegangan RGB-out drops, raster menjadi gelap.
  • Jika tegangan screen dinaikkan raster akan putih polos atau kadang dominan salah satu warna.
Hal ini kadang sering mengecoh teknisi yang belum berpengalaman dan memvonis kerusakan disebabkan karena ic video-chroma (yang kadang harganya tidak murah).


2.02 Macam-macam penyebab problem AKB
Problem AKB yang menyebabkan raster menjadi polos atau dominan salah satu warna antara lain dapat disebabkan :

  • Jalur umpan balik IK dari pcb crt soket ke pcb ic chroma putus
  • Ada resistor yang nilainya molor pada pcb srt soket. Biasanya resistor yang mempunyai nilai ratusan kilo.
  • Ada transistor yang rusak pada sirkit pcb crt soket. Kadang kebocoran kecil antara kolektor-emitor yang hanya dapat diukur menggunakan ohm meter posisi x1k dapat menyebabkan problem
  • Tegangan heater drops. Dapat disebabkan karena resistor pada jalur heater nilainya molor.
  • Kesalahan adjustmen tegangan screen (G2). 
  • Tabung gambar emisi lemah pada salah satu katodenya.
  • Tabung gambar diganti dengan tipe lain.


2.03  Beberapa pengalaman kami dengan problem AKB (IK)

  • INTEL atau GOLDSTAR TDA3562. Raster putih polos. Disebabkan karena salah satu transistor BF421 kolektor-emitornya sedikit bocor jika diukur dengan ohm meter posisi x1k
  • INTEL atau GOLDSTAR TDA3562. Raster dominan salah satu warna. Disebabkan resistor 680k nilai molor
  • Samsung Zoom V TDA9381. Raster putih polos tidak ada noise. Disebabkan resistor pada jalur heater nilai molor.
  • Samsung Zoom V TDA9381. Ganti tabung gambar raster putih polos. Tabung gambar pengganti membutuhkan arus heater yang lebih besar sehingga menyebabkan tegangan heater drops. Solusi tegangan heater dinaikkan agar menjadi normal.
  • Sony TDA8375. Problem raster dominan hijau. Diperiksa tegangan G-out lebih besar dibanding dengan R-out dan B-out. Pertama kami menyangka ic chroma yang rusak, ternyata diganti baru hasilnya sama saja. Problem disebabkan karena karakteristik tabung gambar untuk katode G berubah. Solusinya adalah membuat ajustment G cut-off menjadi nol.
  • Pada pesawat teve yang tidak menggunakan sirkit AKB kesalahan adjustmen tegangan screen (G2) menyebabakan gambar gelap atau gambar kabur dengan gangguan blangking. Pada pesawat teve yang menggunakan sirkit AKB kesalahan adjustmen dapat membuat raster polos tidak ada gambar. 



Artikel Terkait:








sumber:
marsonotv.blogspot.co.id